Senin, November 23, 2009

Review : Starlit (Drama Taiwan)

# Title: Xin Xing De Lei Guang
# English title: Starlit
# Also known as: Heng Xing Shang De Shuang Gang Qin

# Genre: Romance, melodrama
# Episodes: 22
# Broadcast network: PTS
# Broadcast date: 2009-Jan-24 to 2009-Apr-04
# Air time: Saturday 21:00-23:00
# Opening Theme Song: Wo Zhi Shi Xiang Yao Xing Fu (I Only Want to be Happy) by William So

Synopsis :
Cheng Yue and Rui Shan are pianist and cellist. They are the most high-profile golden couple in the music industry. One day, Cheng Yue tried to save Xiao Lu from car accident. But unfortunately he break his arm and can't play piano. Devastated Cheng Yue give up music and chose to travel. 2 years later, Cheng Yue arrives in Shanghai, and meet Xiao Lu. The two become colleagues. Due to work interactions, they gradually establish a friendship. At this time, Rui Shan finally tracks down Cheng Yue. She tries her hardest to get Cheng Yue to return to the music field. However, Xiao Lu encourages him to face life with a postive attitude, and Cheng Yue realises that he is impacted by Xiao Lu’s kindness and enthusiasm. From being a person who has hit rock-bottom, wallowing in self-pity, he has re-ignited the passion in life.

Cheng Yue falls in love with Xiao Lu, but he is rejected by her, why? Is their love fated to be a tragedy? Although they are not blessed, although they do not have a future, Cheng Yue still bravely loves Xiao Lu...

Cast :
    * Jerry Yan as Cheng Yue
    * Terri Kwan as Dong Xiao Lu
    * Alice Ceng as Yan Rui Shan
    * Chen Zhi Kai as Li Shi Chuan
    * Zhang Xi Xi as Da Hong
    * Ding Hao as Tan Yi Xin
    * Zhao Shun as Dong Da Shen (Dong's father)
    * Liu Rui Qi as Cai Li Feng (Cheng's mother)

Production Credits :
    * Director: Lin He Long

(source : http://wiki.d-addicts.com/Starlit)

Komen gue :
Buat g, serial ini kae serial taiwan pada umumnya, yaahhh..so-so gitu deh, tentang cinta segi 4. Berhubung g dikasih pinjem ya g lalap abis aja...G blg not bad, tapi bukan jenis serial yg g demen. Malah nurut g alurnya cenderung lambat dan sedih banget, tp no offense ya...dan Jerry Yan keliatan kuyus banget di sini. Buat para fans Jerry Yan bolehlah nonton drama ini daripada di HotShot. Gatau knp buat g HotShot ngga jelas ceritanya. Apa krn g nonton ga konsen yah? hehehe...

Sabtu, Oktober 17, 2009

Menjual Sisir Pada Bhiksu

Sudah pernah denger sharing ini?
Postingan kali ini diambil dari fwdan temen g, jd klo ada yg uda pernah baca ya maap...klo yg blom, silakan terusin, endingnya ga terduga kok, bagus buat direnungin...

Pertanyaan :

Jika perusahaan dimana anda bekerja, adalah sebuah perusahaan pembuat SISIR, memberi tugas untuk menjual sisir pada para biksu di wihara (yang semua kepalanya gundul) -- Bisakah anda melakukannya?

Apa jawaban anda ??
Tidak mungkin, itu mustahil !
Gile !
Aku akan sekali mencoba untuk melaksanakan instruksi bos saya..
Baiklah, saya akan coba..
Ya, saya pikir bisa menjualnya (5 buah, 10 buah, 50 buah atau lebih, sebutkanlah jumlahnya)

Pilih satu jawaban dan baca tulisan di bawah untuk meilhat apakah anda termasuk orang yang berjiwa sukses atau tidak.



Cerita :

MENJUAL SISIR PADA BIKSU
--------------------------------------------------------------------------------
Ada sebuah perusahaan "pembuat sisir" yang ingin mengembangkan bisnisnya, sehingga management ingin merekrut seorang sales manager yang baru.

Perusahaan itu memasang IKLAN pada surat kabar. Tiap hari banyak orang yang datang mengikuti wawancara yang diadakan ... jika ditotal jumlahnya hampir seratus orang hanya dalam beberapa hari.

Kini, perusahaan itu menghadapi masalah untuk menemukan calon yang tepat di posisi tersebut. Sehingga si pewawancara membuat sebuah tugas yang sangat sulit untuk setiap orang yang akan mengikuti wawancara terakhir.

Tugasnya adalah : Menjual sisir pada para biksu di wihara.
Hanya ada 3 calon yang bertahan untuk mencoba tantangan di wawancara terakhir ini. (Mr. A, Mr. B, Mr. C)

Pimpinan pewawancara memberi tugas :
"Sekarang saya ingin anda bertiga menjual sisir dari kayu ini kepada para biksu di wihara. Anda semua hanya diberi waktu 10 hari dan harus kembali untuk memberikan laporan setelah itu."

Setelah 10 hari, mereka memberikan laporan.

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. A :
"Berapa banyak yang sudah anda jual?"
Mr. A menjawab: "Hanya SATU."
Si pewawancara bertanya lagi : "Bagaimana caranya anda menjual?"
Mr. A menjawab:
"Para biksu di wihara itu marah-marah saat saya menunjukkan sisir pada mereka. Tapi saat saya berjalan menuruni bukit, saya berjumpa dengan seorang biksu muda - dan dia membeli sisir itu untuk menggaruk kepalanya yang ketombean."

Pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. B :
"Berapa banyak yang sudah anda jual?"
Mr. B menjawab : "SEPULUH buah."
"Saya pergi ke sebuah wihara dan memperhatikan banyak peziarah yang rambutnya acak-acakan karena angin kencang yang bertiup di luar wihara. Biksu di dalam wihara itu mendengar saran saya dan membeli 10 sisir untuk para peziarah agar mereka menunjukkan rasa hormat pada patung sang Buddha."

Lalu, pimpinan pewawancara bertanya pada Mr. C :
"Bagaimana dengan anda?"
Mr. C menjawab: "SERIBU buah!"
Si pewawancara dan dua orang pelamar yang lain terheran-heran.
Si pewawancara bertanya : "Bagaimana anda bisa melakukan hal itu?"
Mr. C menjawab:
"Saya pergi ke sebuah wihara terkenal. Setelah melakukan pengamatan beberapa hari, saya menemukan bahwa banyak turis yang datang berkunjung ke sana. Kemudian saya berkata pada biksu pimpinan wihara, 'Sifu, saya melihat banyak peziarah yang datang ke sini. Jika sifu bisa memberi mereka sebuah cindera mata, maka itu akan lebih menggembirakan hati mereka.' Saya bilang padanya bahwa saya punya banyak sisir dan memintanya untuk membubuhkan tanda tangan pada setiap sisir sebagai sebuah hadiah bagi para peziarah di wihara itu. Biksu pimpinan wihara itu sangat senang dan langsung memesan 1,000 buah sisir!"


MORAL DARI CERITA

Universitas Harvard telah melakukan riset, dengan hasil :

85% kesuskesan itu adalah karena SIKAP dan 15% adalah karena KEMAMPUAN.

SIKAP itu lebih penting dari kepandaian, keahlian khusus dan keberuntungan.
Dengan kata lain, pengetahuan profesional hanya menyumbang 15% dari sebuah kesuksesan seseorang dan 85% adalah pemberdayaan diri, hubungan sosial dan adaptasi. Kesuksesan dan kegagalan bergantung pada bagaimana sikap kita menghadapi masalah.

Dalai Lama biasa berkata : "Jika anda hanya punya sebuah pelayaran yang lancar dalam hidup, maka anda akan lemah.. Lingkungan yang keras membantu untuk membentuk pribadi anda, sehingga anda memiliki nyali untuk menyelesaikan semua masalah."

"Anda mungkin bertanya mengapa kita selalu berpegah teguh pada harapan. Ini karena harapan adalah : hal yang membuat kita bisa terus melangkah dengan mantap, berdiri teguh - dimana pengharapan hanyalah sebuah awal. Sedangkan segala sesuatu yang tidak diharapkan .... adalah hal yang akan mengubah hidup kita."
Meredith Grey, Grey's Anatomy - Season 3

--------------------------------------------------------------------------------

Ingatlah, saat keadaan ekonomi baik, banyak orang jatuh bangkrut.. Tapi saat keadaan ekonomi buruk, banyak jutawan baru baru yang bermunculan. Jadi, dengan sepenuh hati terapkanlah SIKAP kerja yang benar 85%.

Selasa, Oktober 13, 2009

Tips Menghindari Hipnotis

Aduuhh...knp ya blogspot g suka menor2 gini hikss...jadinya ngga bisa posting pic de...n krn ga mudeng html, jadilah g posting ini aja duluuwww....

sumber : www.suaramerdeka.com
02 Oktober 2009 by rlx/dila

Modus kejahatan saat ini semakin beragam saja. Salah satu yang paling berbahaya, hipnotis, yang memungkinkan pelaku kejahatan mengambil seluruh harta korban dengan cara membuat korban tidak menyadari tindakannya.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindarkan diri dari ancaman hipnotis yang berbahaya, di antaranya:

1. Percaya dan yakin sepenuhnya bahwa kejahatan hipnotis tidak akan mempan kepada orang yang menolaknya, karena seluruh proses hipnotis adalah proses “self hypnosis” (kita mensugesti diri sendiri). Rasa takut kita dimanfaatkan oleh pelaku hipnotis.

2. Curigalah pada orang yang baru anda kenal dan berusaha mendekati Anda, karena seluruh proses hipnotis merupakan teknik komunikasi yang sangat persuasif.

3. Waspadalah terhadap orang yang menepuk Anda dan hindari dari percakapan yang mungkin terjadi. Ketika Anda fokus pada ucapannya, pada saat itulah sugesti sedang dilontarkan. Segeralah pindah dari tempat itu dan alihkan perhatian Anda ke tempat lain.

4. Sibukkan pikiran Anda dan jangan biarkan pikiran kosong pada saat Anda sedang sendirian di tempat umum. Pada saat pikiran kosong, alam bawah sadar Anda terbuka sangat lebar, sehingga membawa peluang sugesti dari hipnotis masuk.

5. Waspadalah terhadap rasa mengantuk, mual, pusing, atau dada terasa sesak yang datang tiba-tiba secara tidak wajar, karena kemungkinan saat itu ada seseorang yang berusaha melakukan telepathic forcing kepada Anda. Segera niatkan untuk membuang seluruh energi negatif tersebut ke bumi, cukup dengan cara visualisasi dan berdoa menurut agama dan keyakinan Anda.

6. Hilangkan kebiasaan "latah", karena latah dapat membuka alam bawah sadar untuk mengikuti perintah.

7. Hati-hati terhadap beberapa orang yang tiba-tiba mengerumuni Anda tanpa suatu hal yang jelas dan pergilah ke tempat yang ramai atau laporkan kepada petugas keamanan. Kadang para pelaku kejahatan hipnotis melakukan aksinya secara berkelompok, seolah-olah saling tidak mengenal.

8. Jika Anda mulai merasa memasuki suatu kesadaran yang berbeda, segeralah perintahkan diri Anda agar sadar dan normal kembali, dengan meniatkan, “Saya sadar dan normal sepenuhnya!"

Catatan g : Sooo...berhubung kejahatan makin marak, cari kerja makin sulit, makanya penting banget setiap kali kita keluar rumah kita berdoa dulu...GBU :)